top of page
P_20150410_104213.jpg
P_20150410_100323.jpg
P_20150408_140418.jpg
P_20150408_115059.jpg
P_20150406_131807.jpg
P_20150406_112235.jpg

Tata Guna Lahan

Wilayah Bondo Kenceng, jika dilihat dari karakteristik penggunaan lahannya, masih merupakan wilayah yang bergerak dalam bidang agraris. Ini dapat dilihat dari penggunaan lahan di Bondo Kenceng yang sebagian besar masih berupa penggunaan lahan non terbangun.

Struktur Kota

.Struktur kota di Kecamatan Kendal terdiri dari CBD, pola-pola pelayanan (pendidikan, pemerintahan, kesehatan, peribadatan, perekonomian) mata pencaharian dan kualitas jalan. Dilihat dari pengguanaan lahan Kecamatan Kendal memiliki struktur kota yang termasuk dalam teori Multiple Nuclei. Teori Multiple Nuclei adalah pusat kota yang letaknya relative di tengah-tengah sel-sel lainnya dan berfungsi sebagai salah satu ”growing points”.

Kawasan permukiman di Bondo Kenceng, letaknya menyebar di seluruh wilayah Bondo Kenceng. Untuk bentuk kotanya sendiri Bondo Kenceng termasuk kedalam bentuk kota yang kompak yang berbentuk gurita. Hal ini disebabkan karena kawasan permukiman yang ada mengikuti struktur jaringan jalan utama di Bondo Kenceng, terutama Jalan Pantura.

Bentuk Kota

Bentuk perkotaan di Bondo Kenceng yaitu Gurita (Octopus Shaped City) yang termasuk ke dalam jenis Compact City. Indikator yang digunakan dalam menentukan bentuk kota di Bondo Kenceng diantaranya kepadatan lahan terbangun, kepadatan sub-pusat, dan kepadatan perumahan.

bottom of page